Wednesday, 31 August 2016

Sulit Buat Suzuki Motor Tinggalkan Indonesia

Data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) menjadi bukti kalau performa penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W sepanjang tahun ini tergolong buruk. Periode Januari-Juni 2016 tercatat 34.915 unit, sedangkan tahun lalu mencapai 69.698 unit atau anjlok 49,91 persen.



Masalahnya, pangsa pasar Suzuki di pasar sepeda motor domestik Indonesia juga terus menyusut. Bahkan, peringkat penjualan Suzuki di posisi ketiga juga harus tergusur oleh Kawasaki yang sebelumnya jauh di bawah. Uniknya lagi, Suzuki yang memasarkan lebih banyak model generik, seperti Skutik, kalah dengan Kawasaki yang cuma memasarkan jenis sport.

Latar belakang ini juga yang seolah mendukung rumors soal rencana Suzuki menghentikan aktivitas penjualannya di pasar roda dua nasional. Dari penelusuran KompasOtomotif, isu ini sudah terdengar oleh para karyawan perusahaan, meski belum ada kepastian dari manajemen.

Konfirmasi

Untuk meluruskan kondisi ini, KompasOtomotif kemudian menanyakan langsung kepada Komisaris Utama SIS Subronto Laras. Mantan orang nomor satu Suzuki di Indonesia menampik rumors tersebut dan memastikan kalau Suzuki tidak akan hengkang dari Tanah Air.


Ghulam - KompasOtomotif
Data penjualan Suzuki
“Itu tidak mungkin sekali. Memang penjualan kami menurun, tetapi banyak faktor yang membuat kita bisa tetap bertahan di Indonesia,” ujar Subronto saat berbincang dengan KompasOtomotif di booth Suzuki, di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (11/8/2016).

Andalkan Ekspor

Subronto menjelaskan, belum lama ini perusahannya telah melakukan investasi besar-besaran dengan mendirikan pabrik baru. Bahkan, untuk roda dua kegiatan ekspor ke beberapa negara di ASEAN masih berjalan dengan baik.

“Bahkan, kegiatan ekspor lebih banyak ketimbang penjualan secara domestik dan akan terus ditingkatkan setelah pabrik baru usai,” ucap Subronto.

Fokus Suzuki di Indonesia, kata Subronto memang lebih ke roda empat. Tetapi bukan berarti divisi sepeda motor tidak bisa melakukan kegiatan apa-apa untuk memperbaiki kondisi.

“Pasar terbesar di Indonesia adalah Skutik, kita selama ini fokusnya ke Satria dan sedang kita kembangkan Skutik yang lebih cocok dengan pasar Indonesia. Rencana lain masih banyak sehingga tidak mungkin kita tutup di Indonesia,” ujar Subronto.

Thursday, 25 August 2016

Nissan Lepas Varian Baru X-Trail

Nissan berusaha tampil tetap segar di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Meski tak punya produk baru, pihak PT Nissan Motor Indonesia (NMI) tak kehilangan akal dengan menyajikan model lawas dengan cita rasa baru.



Salah satunya, X-Trail, yang menawarkan varian baru, disebut X-Tremer diperkenalkan pada hari pembukaan pameran, Kamis (11/8/2016).

Dibanding versi standar X-Tremer memiliki aksesori bodi di bagian depan, samping, belakang, ditambah desain knalpot lebih sporty dan kicking plate LED di bagian bawah pintu. Penampilan luar jadi mirip X-Trail versi hibrida yang memang juga menggunakan kit bodi sama.


Febri A/KompasOtomotif
Interior varian baru X-Trail X-Tremer, upgrade fitur hiburan.
Penumpang di kabin X-Treamer bakal lebih puas mendapat hiburan. Pasalnya NMI menyematkan headunit ukuran lebih besar dari standar 8 inci menjadi 10,1 inci yang menayangkan kualitas gambar High Definition.

X-Trail X-Tremer hanya tersedia pada pilihan mesin 2.5L. Harganya tertinggi di antara model lainnya, Rp 466,3 juta.

Saturday, 20 August 2016

Suzuki Satria F150 Edisi Hitam Predator

Hanya berselang hitungan hari setelah Honda melepas Sonic dengan kelir hitam, Suzuki melakukan hal serupa. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan Satria F150 edisi spesial Black Predator.



Sepeda motor "ayam jago" ini melantai pertama kali di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), di ICE Convention, BSD City, Tangerang, (11/8/2016). Konsep yang ditawarkan adalah full black dan full feature yang membuatnya makin tampak agresif.

Sepeda motor ini dilabur warna Titan Black yang pekat di sekujur bodi hingga engine cover yang memberikan aksentuasi garang dan misterius. Identitas khas 3D Suzuki emblem logo berwarna krom kontras dengan warna hitam, menambah detil kemewahan saat berada di tengah keramaian.

Fitur baru
Tak hanya model tampang, SIS juga membekalinya dengan fitur baru, yakni USB charger yang terletak di dalam kompartemen penyimpanan barang di bawah jok. Aliran listrik DC akan terus mengalir selama mesin dihidupkan. Fitur ini disebut sebagai pemanja pengguna yang aktif menggunakan ponsel.

Fitur ini menjadi yang pertama dipasang di antara model sepeda motor Suzuki yang telah hadir di Indonesia.Kesitimewaan lain All New Satria F150 Black Predator, adanya Security Alarm System yang menjaga keamanan motor ketika sedang parkir.

SIS menyebut model ini akan dijual terbatas, meski tak disebut jumlah unit yang disiapkan. Harga model ini dipatok Rp 22,1 juta.

Thursday, 18 August 2016

Pertamax Turbo Dipasarkan Seharga Pertamax Plus

PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan Pertamax Turbo memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Kamis (11/8/2016). Jenis bensin baru dengan RON 98 itu sudah mulai dipasarkan dalam uji pasar di delapan SPBU Jakarta.



Inilah hasil inovasi Pertamina untuk memberi jawaban bagi konsumen yang mendapatkan bahan bakar dengan kualitas yang lebih prima. ”Banyak orang yang pakai Pertamax masih kurang, beli Pertamax Racing kemahalan. Jadi inilah jawabannya,” kata Ahmad Bambang, Direktur Pemasaran Pertamina.

Pertamax Turbo ditujukan untuk orang tiga tipe konsumen, yakni pemilik sportcar, pecinta kecepatan, dan orang yang peduli lingkungan. Jenis bensin ini merupakan hasil produksi kilang dalam negeri Pertamina Refinery Unit VI-Balongan.

Menariknya, sebelum dipasarkan di Indonesia, Pertamina sudah menjualnya di Eropa, yakni Belgia. Di sana, Pertamina bekerjasama dengan Lamborghini untuk ajang balap Lamborghini Supertrofeo European Series pada 29 Juli 2016 lalu.

Pertamina menawarkan Pertamax Turbo dengan harga yang sama seperti Pertamax Plus, yaitu Rp 8.700. Jika penasaran, silakan berburu ke delapan SPBU di Jakarta, yakni di Pondok Indah, MT Haryono, Rasuna Said, Pramuka, Pantai Indah Kapuk, Abdul Muis, Cikini, dan Yos Sudarso.

Pertamax Turbo merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin bensin yang merupakan hasil pengembabngan dari Pertamax Plus dengan Ignition Boost Formula (IBF).

Atas spesifikasi itu, bensin ini mampu meningkatkan driveability kendaraan, membuat akselerasi menjadi lebih baik, meningkatkan kecepatan maksimal kendaraan, meningkatkan tenaga mesin kendaraan, serta menyempurnakan pembakaran bahan bakar pada mesin.

All New Chevrolet Trailblazer Mulai Dipajang

Selain meluncurkan model terbaru All-New Captiva, Chevrolet Indonesia juga memperkenalkan sport utility vehicle (SUV) andalanya, All New Trailblazer. Jika Captiva sudah bisa dibeli, namun Trailblazer masih sekedar bisa dipandang.



Pihak General Motor Indonesia belum menjual produknya tersebut saat ini, bisa jadi agar tidak bertabrakan dengan Captiva yang baru saja facelift. Namun, pihak GM mengatakan kalau ini sebagai sebuah strategi, untuk memberi sinyal kepada masyarakat kalau Chevrolet akan kedatangan model baru sesaat lagi.

“Kami telah merancang beragam produk masa depan untuk pasar Indonesia, salah satunya adalah Trailblazer, yang merupakan kendaraan SUV unggulan di pasar Asia Tenggara,” ujar Gaurav Gupta, Presiden Direktur GM Indonesia, Kamis (11/8/2016).


Aditya Maulana, KompasOtomotif
Chevrolet Trailblazer Facelift di BIMS 2016.
Saat ditanyakan KompasOtomotif kapan akan meluncurkannya di Indonesia, Gauarav hanya  mengangkat dua tangannya setinggi pundak sambil tersenyum dan mengatakan tunggu tanggal mainnya saja. “Seperti saya katakan tadi, tunggu tanggal mainnya,” ujar Gaurav.

Gaurav mengatakan, pada 2015 lalu Trailblazer dinobatkan sebagai SUV of the year 2015 oleh dewan otomotif di India.

“Kami sangat gembira menyaksikan segmen SUV tumbuh dengan pesat di indonesia, hal ni tentu akan sangat membantu GM menyerap pasar SUV. Produk Trailblazer ini nantinya, merupakan satu senjata kami untuk ikut dalam pertumbuhan di masa mendatang, seta untuk memenuhi selera konsumen,” ujar Gaurav.

Honda HR-V Paketan Mugen, Lebih Murah

Honda mulai menjual HR-V Mugen dengan jumlah terbatas setelah PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkannya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, di ICE Convention, BSD City, Tangerang, (11/8/2016).



Terdapat dua varian yang sudah didandani lebih kece dengan gaya sporty khas Mugen, yakni HR-V 1.5L E CVT dan 1.8L Prestige. Kini HPM menjualnya satu paket, tidak ada lagi aksesori Mugen yang dijual terpisah dan dipasangkan pada HR-V standar.

Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy, dengan begitu, konsumen bisa mendapatkan HR-V Mugen lebih murah. ”Kalau dulu kami tawarkan memasang aksesori Mugen naiknya Rp 71 juta, sekarang cuma (naik) Rp 26 juta, dengan parts yang sama,” katanya.

Itupun, imbuh Jonfis, masih ditambah dengan paket audio premium dengan monitor 8 inci floating A/V System. Audio ini sudah kompatibel dengan berbagai format musik melalui media-media radio, CD, DVD, Bluetooth, HDMI, iPod/ iPhone, Android, AUX, dan USB.


KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Bagian belakang Honda HR-V Mugen.
Tak hanya itu, paket audio baru ini juga sudah termasuk pengeras suara delapan buah yang terdiri dari tweeter dan speaker depan-belakang. Premium speaker ini juga ditunjang power lebih besar bila dibandingkan dengan speaker standar. Suara yang dihasilkan pun menjadi lebih bertenaga dan optimal.
Adapun paket aksesori Mugen yang menempel adalah pelek 17 inci, gril sporty, under spoiler bagian samping, depan, dan belakang. Lalu ada spoiler juga dibagian belakang. Tak ketinggalan, ada emblem Mugen dan stiker di bodi samping.

Honda menjual HR-V 1.5L E CVT Mugen dengan banderol Rp 326,4 juta. Sedangkan tipe 1.8L Prestige Mugen dipatok Rp 398,8 juta. Harga untuk warna normal berdasarkan estimasi BBN 2016 Jakarta dan kepemilikan mobil pertama.